Orang Tua Keluarga Korban Narkoba (PEDULI)

Foto Bersama Pendiri LSMJakarta – Yayasan Gideon yang dibawah pembinaan dari Departemen Pelayanan Masyarakat dan Misi Gereja Bethel Indonesia (Dept. Pelmas-Misi BPH GBI) mengadakan pertemuan di Hotel Batavia- Jakarta, adapun agenda dari pertemuan tersebut adalah pendirian Lembaga Swasembada Masyarakat (LSM) yang diberi nama LSM Orang Tua Keluarga Korban Narkoba (Peduli).

 

Pada pertemuan mengambil nats Firman Tuhan Galatia 5:13 dan I Korintus 12:26 "Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka, tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih". (Galatia 5:13).

Dalam pertemuan tersebut terpilih Bapak Gideon sebagai Ketua Umum, Benardo Butar-butar, SH.,MH sebagai sekretaris dan Ibu Tiur Situmorang sebagai bendaharanya. Tujuan dari pendirian LSM ini adalah untuk pemberantasan Narkoba dan mengakomodir para orang tua yang anaknya terlibat Narkoba dengan pendekatan hukum serta mengarahkan untuk masuk di rehab. Selain itu LSM ini juga bertujuan untuk menyuarakan dan membongkar aparat-aparat penegak hukum yang juga terlibat dalam Narkoba.

 

Latar belakang dari pendirian LSM ini merupakan dari buah pikir bapak Gideon yang sudah malang melintang jadi pemakai bahkan Bandar Narkoba selama ±23 tahun dan sekarang menjadi pengasuh dari Panti Rehabilitasi Gideon yang berada di Cipanas – Bogor. Sedihnya angka pengguna narkoba tiap tahun terus meningkat, katanya lagi.

 

Menurut sumber dari BNN tahun 2010, pengguna Narkoba ada 23.820 kasus, Psikotropika 597 kasus. Kemudian yang tertangkap kasus narkoba ada 31.963 orang sedangkan Kasus Psikotropika 771 orang.

 

Pdt. Untung NaftaliMenurutnya selama menangani panti rehabilitas khusus pecandu Narkoba itu Gideon selalu mendapatkan telepon dari para orang tua yang anaknya pecandu narkoba, kebanyakan dari mereka malu untuk mengutarakan anak mereka sebagai pemakai, selain itu para orang tua mengeluh takut disebabkan bila melaporkan anaknya ke yang berwajib, kemungkinan di uangin/di duitin baik dari tingkat Kepolisian, Kejaksaan bahkan sampai Kehakiman. Padahal sudah jelas peraturannya, jika seorang pemakai narkoba membawa shabu 0,25 gram akan di rehabilitasikan tetapi kenyataannya tidak demikian.

 

Langkah-langkah awal LSM ini dalam membantu pemerintah untuk memberantas narkoba dengan membuat spanduk baik tingkat RT sampai kabupaten kota, kemudian mengadakan pelatihan atau seminar kepada para orang tua maupun pemakai dan juga memberikan bantuan hukum.

Pdt. Untung Naftali, S.Th dalam Penyampaian Firman Tuhan memberikan tema tentang Nilai sebuah Kepedulian, yang terambil dari Markus 4:24-25 "Lalu Ia berkata lagi: "Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.
4:25 Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."
Pdt. Untung juga mengajak untuk turut peduli bagi sesama.

 

Dalam pertemuan itu pengurus sudah dipilih, namun ada revisi tentang logo serta nama, maka dari keputusan forum untuk mengadakan pertemuan kembali pada tanggal 2 Agustus 2011 di Graha Bethel – Jakarta.

Untuk informasi lebih lanjut tentang LSM ini dapat menghubungi Bapak Gideon di 0819 1220 2808

Artikel Terkait